Oleh: Palimbani | 2 Januari 2008

Dari Sawit, Syarif Panen Setiap Bulan

Enam tahun lalu, Syarif (40) adalah petani yang menanam singkong, kelapa, dan kakao. Kini, ia adalah salah satu petani kelapa sawit yang sukses.

Mulai tahun lalu, Syarif telah menikmati panen sawit dari kebun yang luasnya sekitar 8 hektare di Desa Margamulya, Kecamatan Bumiagung, Lampung Timur. Lahan tersebut terletak di tengah areal perladangan di atas perbukitan.

Dari kebunnya, setiap bulan, Syarif bisa panen 7-8 ton. Tanaman itu sendiri sudah mulai panen sejak umur tiga tahun, tapi saat itu hasilnya belum memuaskan.

Kini, karena pohon sawit itu masih rendah, untuk memetiknya cukup dengan kekrek–semacam pisau tajam di bagian ujung berbentuk pipih dan gagangnya terbuat dari besi panjang.

Alat ini biasa digunakan para buruh untuk memanen sawit atau memangkas daun sawit di bagian bawah, seperti yang dilakukan Suwarlan Bewok, buruh lepas bertahun-tahun bekerja di kebun milik Syarif.

Menurut Suwarlan, setiap pohon sawit di sana rata-rata hanya menghasilkan 10-15 kg. Padahal, kalau batangnya baik, bisa mencapai 25 kg. Biasanya, setiap batang mampu panen tiga tandan. Bobot maksimal di kebun ini hanya 30 kg. Akan tetapi, kata Suwarlan, tanaman sawit milik Syarif ini tergolong baik dibanding dengan kebun sawit milik warga lain.

Selain menjadi buruh tetap bersama Purwandi, Suwarlan mengaku pernah ikut menanam kebun dan memelihara tanaman sawit milik Syarif. Untuk mendapatkan pohon yang baik, pemupukan harus diperhatikan. Pupuk yang digunakan, yaitu NPK. Setiap batang, minimal dua kg pupuk kimia. Akan lebih baik lagi kalau ditambah pupuk kandang.

Namun, menurut Suwarlan, untuk membudidayakan sawit perlu modal besar. Bibit saja, setiap batang Rp6.000. Jika menanam di lahan luas, tentu modalnya besar.

Dalam satu hektare, minimal diperlukan 140 batang. Belum lagi biaya menggali lubang untuk diisi pupuk kandang dan pupuk kimia. “Minimal, empat tahun kami belum dapat menikmati hasil dari tenaman kelapa sawit, tapi setelah lima tahun pertama ketika mulai panen besar, hasilnya sudah bisa dirasakan,” ujarnya.

Kini, jika setiap bulan Syarif panen 8 ton, dengan harga sawit Rp1.000/kg, dipastikan sudah Rp8 juta yang bisa dikantongi. Lalu, pada puncak panen, bulan Oktober, bisa mencapai 17 ton.

Purwandi, yang juga buruh angkut di kebun sawit milik Syarif ini, menilai menanam sawit tidaklah sulit. “Jika memiliki lahan luas, modal ada, dan tekun pasti berhasil. Akan tetapi, kalau cuma iseng, jangan coba-coba karena bisa dipastikan gagal,” ujarnya.

Kini, yang menjadi soal adalah penjualan buah sawit. Syarif hanya memasok pabrik di Bekri, Lamteng. Jika di Bekri antre, sawit dijual ke Kalirejo, Lampung Tengah, pabrik baru yang juga mengolah minyak kelapa sawit. “Untuk menjual satu truk sawit sekitar 9 ton, terkadang kami harus antre sampai empat hari,” kata Syarif.

Syarif mengakui walaupun penjualan sulit karena harus antre panjang, kini ia sedang menikmati hasil jerih payahnya. Empat tahun pertama, ia tak menikmati hasil dari kebun sawitnya.

Tanaman selingan seperti jagung dan singkong sangat mengganggu pertumbuhan sawit, sehingga ketika tanaman sawit sudah berumur dua tahun, lahan ini tidak dapat lagi ditanamai tanaman tumpang sari. Namun, kini ia tinggal memetik hasilnya. Hasil panennya pun langsung dibeli agen.

Syarif mengaku mulai tertarik menanam sawit ketika mendengar cerita teman-teman yang lebih dahulu sukses menanam sawit. Enam tahun lalu, sebelum menanam sawit, ia adalah petani jagung dan singkong seperti petani lain.

Setelah memperoleh pengetahuan cukup, ia mencoba menanam satu hektare sawit. Beberapa bulan kemudian, setelah pertumbuhan tanaman sawitnya baik, ia memutuskan menanami semua lahannya seluas 8 hektare dengan kelapa sawit. Ia menggunakan jarak tanam 10-15 meter jarak antara tanaman satu dengan yang lain.

Tiap bibit sawit ditanam dalam lubang satu meter persegi dengan kedalaman 50 cm. “Alhamdulillah, tanaman sawit sudah bisa menjadi tabungan tahunan maupun bulanan untuk anak dan istri saya,” kata Syarif.

Menurut Syarif, sebaiknya disediakan pula sarana angkutan dan peralatan panen. Kini, Syarif memanfaatkan gerobak sapi untuk mengangkut hasil panennya.

Setelah tiba di desa, truk siap mengangkut sawit tersebut ke pabrik. “Angkutan kami masih sederhana karena mobil tidak dapat masuk kebun, makanya kami masih mengunakan gerobak sapi,” kata Syarif. (erh/lmpgpost)


Responses

  1. congratulation buat Bp. Syarif…
    semoga usaha sawitnya bisa berjalan dengan lancar dan kesuksesan selalu ada di usaha bapak..

    sebenarnya sekarang saya sedang belajar tentang sawit, walau cuma lewat internet..akan tetapi saya punya keinginan besar untuk bisa mempunyai lahan sawit..
    apakah pak syarif bisa membantu saya dalam usaha awal usaha sawit?..ya setidaknya saya bisa belajar dulu ikut dengan pak syarif…

    terima kasih.

    • sy di jkt pak tetapi sy punya lahan di batulicin kal-sel,itu jika anda tertarik.trims.081280722722

  2. Sukses buat pak syarief, hasil kerja keras memang selalu berbuah keberhasilan. Contoh yg baik bagi mereka yg selalu mengatakan bertanam sawit terlalu lama menghasilkan. Ada pertanyaan yg menggelitik untuk hal ini, mana lebih lama menunggu atau menanam?. Kebanyakan dari kita akan menjawab lebih lama menunggu, SALAH!!! kalau kita tidak mau segera menanam apa yang mau ditunggu?. Jawaban yg benar adalah menanam lebih lama, kenapa? karena kita selalu menunda-nunda, hanya berencana dan berangan-angan ingin menanam tapi tidak segera dilaksanakan. Jika anda segera menanam, penungguan anda akan punya batasan yaitu 3 tahun setelah itu anda akan panen. Tapi kalau hanya sekedar rencana, angan-angan dan menunda-nunda maka penantian anda tidak akan ada habisnya.
    Buat pak syarif jarak tanam yg bapak buat terlalu lebar pak, idealnya dan yg direkomendasi oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit RISPA Medan adalah 9 m x 9 m atau 9 m x 8 m sehingga populasi pohon sawit perhektar 122 s/d 138 pohon. Dan gunakan selalu bibit sawit unggul agar produksi bisa maksimal. Saya sudah praktekkan ini di perkebunan milik saya di subusalam-aceh singkil.

    • Bukan karena isi kantong yang menggiurkan,tetapi penghasilannya yang berkelanjutan ini yang menarik sekali untuk kita tekuni ,,,blakangan ini saya sangat berkeinginan memiliki sebuah kebun untuk bercocok tanam kelapa sawit,ttpi masih sedikit kwatir dengan kendalanya itu apa apa sja,,mgkin saudara syariefl bisa menjelaskan ??

  3. yupp… kalau menanam sawit menunggu waktu yang lama, maka yang benar adalah segera tanam sekarang!!! ..

    Saya lagi pengen menanam AREN nih … sebagian tanaman sawit saya kurang bagus, mau saya ganti aren … hehehe 6 – 8 tahun baru menghasilkan …..

    Oya pemupukan NPK komposisi yang mana ya buat sawit …..

    • kalau bapak mmbutuhksn NPK silahkan hub ; ipunk 082131904141

  4. Sukses juga buat pak fahmi, dan pak syarif.
    Saya tertarik dengan pengalaman pak Fahmi yang memiliki kebun di Subusalam – aceh singkil. Tolong pak fahmi bagi pengalaman tentang biaya penanaman sawit / ha telah habis berapa hingga umur sawit pak fahmi sekarang. karena saya juga berencana berkebun sawit di subusalam. dan bagaimana dengan hama-hama yang dialami.
    terikasih sebelumnya.

  5. sukses buat pak syarif dan pak fahmi, saya mau belajar banyak tentang sawit. karena saya berencana ingin membuka lahan untuk sawit. sebaiknya langkah apa yang harus saya lakukan.
    agar hasilnya bisa optimal ketika panen nanti…
    terimakasih sebelumnya.

  6. saya kepingin seperti pak syarif dan mudah mudahan banyak lagi pak syarif pak syarif yang lain.
    saat ini saya sudah mulai beli kebun 9 ha tapi belum ada tanaman.

  7. Selamat ya pak Syarif!!!!!

    Doakan saya juga bisa berhasil…

    sebaiknya gimana yaa pak
    saya punya 1500 batang swit yang tersisa dari 100.000 batang yang ditanam 12 tahun lalu..
    namun karena krismon saya terlantarkan begitu saja..

    lagian waktu itukan harga sawit rendah sekali…

    sekarang hasil panen sawit saya cuma berkisar 4 ton per bulan…

    gimana yaa supaya hasil panennya maks??
    lahan udah di bersihkan…. tapi pupuknya belum…
    belum ada duit…. hehe…

  8. Selamat utk pak syarif.

    Pak kami jg telah mengusahakan Tanaman Kelapa Sawit di Daerah Blang Ara- Aceh Utara dari 2000 btg yang sekarang berproduksi hanya 1200 btg. Yng 800 btg tersebut ada yang kena hama dan sebagian dimakan sama Gajah.
    Mohon Bapak yang ada pengalaman mengusir gajah, agar tanaman tidak terganggu oleh gajah.

  9. saya baru beli lahan yang ada sawitnya baru 120 batang katanya umurnya 7 tahunan, ketika kemarin dipanen hanya dapat 267 kg, apakah ada cara untuk meningkat kan produksi, pupuk atau yang lainnya bagaimana caranya ?

    • Saya juga petani sawit kebetulan saya punya 3 ha dan perbulanya biasa panen sekitar 3-4 ton. Kalo sawit yang paling penting harus selalu bersih gak ada gulma yang menggu. Pupuk saya gunakan urea dan tsp

  10. SAYA MAU TANYA
    IDEALNYA DALAM SEKALI PANEN PERHEKTAR
    MENGHASILKAN BERAPA KG?

  11. selamatPak Syarief, kita sama2 d Lampung,,,
    saya & klurga bru smingu yg lalu menanam 215 Batang Kelapa Sawit,…
    Doakan Berhasil & Berkah dr Perkebunan ini, krn kami bru d tinggal meninggal Papa Kami,….
    Mohon ilmu dan pengalamannya di Bagi yaa Pak…

    saya jg lg siap2 mau belajar jd agen penammpung buah kelapa sawit,….

  12. kami punya produk utk meningktkan hasil sawit serta menekan pemakaian ppk kimia,hemat dan praktis.sdh terbukti di berbagai wilayah.produk dr PT.SIDO MUNCUL. dpt konsultasi gratis. phone 0852 71556708.tq.arief pekanbaru

  13. saya baru beli lahan sabah 2 heaktar, yang saya ingin tanyakan apakah cocok buat tanaman sawit? berapa dosis yang tepat untuk pemupukan perbatangnya?

  14. mantaaaapppssss….

  15. saya sangat berkeinginan untuk bercock tanam kelapa sawit,karena prospek kedep[annya insyaalah bisa d andalkan dan hsilnya pun berkelanjutan,,,,
    kira2 kendala2 lain apa ya ,mgkin saudara syarief bisa menjelaskan,,,,

  16. Pak.syharip sy inggin bertanya tentang pembibitan sawit,cara pemilihan bibit unggul ,dan pemeliharaan penanaman kelapa sawit yg baik dan benar,sebelumya sy ucapkan trima kasih.

  17. saya punya lahan bekas tambak 8 hektar karena tanggulnya sering jebol apakah bisa ditanami sawit, dengan kondisi air tidak pernah banjir air payau lebih dari sehari.. trim

  18. Mertua n kakak2 sya jg pengusah asawit, ini malah suami sya ingin ikut menyusul berladang sawit di Jambi, sya mendukung sepenuhnya. Mohon do’a restunya smoga kami berhasil, demi anak n cucu kami. Amiiin

  19. semoga suksex bagi seluruh petanisawit jagan tunggu sampai tertinggal lebih cepat lebih baik……………

  20. Bole juga di coba bisnis sawit ini Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda mantap

  21. untuk petani yang memebutuhkan pupuk NPK 16 15 15 bisa hub; 082131904141,untuk contoh dan brosur untuk dosis bisa d kirimkan

    • brpa hargax klau d kal teng perkilo

  22. tuk mas ipunk

  23. selamat pak syarif,,,saya berminat kerja tempt pak syarif saya lulusan D3 Pertanian dan saya juga pngen belajar banyak dengan pak syarif,,kiranya bapak bersedia menerima saya sebagai karyawan bapak terima kasih,,,

    • Hery kurniawan : kebetulan ayah saya punya kebun sawit 10 dan lagi cari pekerja buat bantu mengelola. saya dibatulicin kalimantan selatan

  24. Saya bisa bantu jika anda punya modal. Saya dari kalimantan selatan kab. Batulicin dan kebetulan daerah saya tempat perkebunan sawit. Tapi tanah di daerah saya sudah cukup mahal sekitar 10-15 juta perhektar. Walaupun mhal daerah saya posisinya sudah cukup dekat dengan pabrik kelapa sawit. Untuk informasi lebih lanjut anda bisa hubungi saya

  25. Pak saya ingin tahu banyak ttng sawit apakah bapk2 bs share2 pengalaman bpk ke saya ? Mohon bantuannya yg sdH berpengalaman hub saja 082379991202 thanks ridwan

  26. gabung dong pak supaya kami ada penghasilan tambahan

  27. Demi cita2 ingin py pkebunan kelapa sawit sy meranto sbg tenaga perawat di RS Swasta di saudi.skrg sy mpy 5 ha tanah di kalimantan, tp msh brupa hutan, mohon sarannya kpd bapak2 , Apakah sy bisa menggarap tanah sy separo dulu atau sebaiknya sy menggarapnya semua..?
    mohon sarannya, krn tanah ini sy pasrahkan ke temen sy di kalimantan.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: