Oleh: blogs | 14 September 2007

Kuota Pupuk tak Terpenuhi

Kuota pupuk Urea nonsubsidi bagi petani tanaman pangan di Kabupaten OKUT saat ini dinilai sangat minim. Dari 27.000 ton pupuk yang seharusnya dialokasikan bagi daerah ini, namun baru terealisir sekitar 23.000 ton. “Dari 23.000 ton yang sudah dipasok PT Pusri tersebut selain untuk kebutuhan petani sektor tanaman pangan, juga berbagai dengan sektor perkebunan karet dan sawit,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) OKUT, Ir Tubagus Sunarseno, MSi didampingi Kabid Tanaman Pangan Ir Ruzuan, MM, Kamis (13/9).

Menurutnya, jika berdasarkan kebutuhan riil di lapangan dalam setiap hektare sawah petani setidaknya membutuhkan sekitar 200-250 kilogram pupuk, atau dalam setiap 100.000 hektare sawah memerlukan pupuk 25.000 ton pupuk. “Dampak kekurangan pupuk ini tentu saja tidak maksimalnya hasil produksi petani. Jadi 23.000 ton yang telah dialokasikan bagi OKUT ini tidak mencukupi,” kata Tubagus seraya berucap, guna memenuhi kebutuhan pupuk di OKUT baik sektor tanaman pangan maupun perkebunan, idealnya tersedia sekitar 40.000 ton pupuk Urea per tahun.

Selain urea, ketersediaan pupuk SP juga masih sangat minim. Kabupaten OKUT per tahun membutuhkan sekitar 17.000 ton pupuk SP, namun hanya terepenuhi sekitar 3.500 ton saja. “Solusinya tentu saja petani memanfaatkan pupuk pengganti alternatif yang telah direkomendasikan serta ramah lingkungan seperti jenis TCP, KCL liquid atau TSP,” urainya. Sedangkan Kepala Pemasaran PT Pusri OKU di Martapura, H. Burlian Ali didampingi Kepala Gudang Ali Kasmir mengatakan, stok pupuk urea di gudang Martapura saat ini mencapai 5.400 ton, sedangkan digudang Kurungan Nyawa 3.300 ton.

“Stok ini akan terus ditambah oleh PT Pusri guna memenuhi kebutuhan musim tanam yang diperkirakan mulai dua minggau lagi untuk wilayah OKUT,” katanya. Saat ini stok pupuk urea di dua gudang ini mencapai 8.000 ton yang akan dialokasikan ke tiga kabupaten, OKU, OKUT dan OKUS. (sripo)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: