Oleh: Palimbani | 26 September 2007

Malaysia akan Bangun Pembangkit di Aceh

Sebuah perusahaan swasta asal Malaysia akan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kab Aceh Besar dan beberapa pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sejumlah daerah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan (MoU) antara Wakil Gubernur (Wagub) Muhammad Nazar dan General Manager System Protection and Maintenance (SPM) Malaysia Moh Zaini bin Abdullah di Banda Aceh, kemarin. Pembangunan pembangkit listrik itu untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di Aceh, terutama untuk berbagai kegiatan ekonomi.

Zaini mengaku berinvestasi sebesar USD200 juta atau sekitar Rp2 triliun untuk pembangunan PLTU berkapasitas 2×200 megawatt dan 30–40 juta ringgit Malaysia untuk membangun PLTA yang berkapasitas 5–15 megawatt. “Kami akan langsung dapat bekerja setelah ditandatangani PBA dengan PLN Pusat, tetapi untuk pembangkit yang berkapasitas kecil dapat langsung ditindaklanjuti dengan PLN setempat,” katanya.

Dia memprediksikan, PLTU di Aceh Besar dibangun dalam waktu 30–36 bulan. Sementara PLTA yang akan dibangun di beberapa daerah, seperti di Kab Gayo Lues dan dua PLTA di Nagan Raya diperkirakan selesai dalam waktu 30 bulan.

“Kami harap pemerintah Aceh memberikan dukungan sepenuhnya,”tambahnya. Wakil Gubernur Muhammad Nazar mengatakan, Aceh membuka investasi bagi pihak manapun, termasuk bagi investor energi listrik yang sangat diperlukan untuk industri di samping infrastruktur lain seperti jalan. (ant)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: