Oleh: Palimbani | 27 September 2007

Pemerintah Diminta Segera Tangani PT AAF

Pemerintah pusat kembali diingatkan agar segera menangani masalah PT Asean Aceh Ferlitizer (AAF). Sebab, sebenarnya sudah ada konsorsium yang melakukan penawaran tertinggi untuk perusahaan tersebut, tetapi tidak ada keputusan yang jelas.

Teuku Kamaruzzaman, Sekretaris Forum Masyarakat Peduli Dewantara (Formapeda), ketika ditemui di Krueng Geukeh, Aceh Utara, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Rabu (26/9), mengatakan, masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pabrik pupuk tersebut berharap pemerintah mengambil sikap tegas terhadap industri itu. Sebab, hal ini juga berkaitan dengan kelangsungan hidup mereka.

“Kami ingin agar pemerintah pusat serius mencarikan solusi bagi PT AAF (Asean Aceh Ferlitizer). Sebab, sudah empat tahun tidak beroperasi tanpa kejelasan,” katanya.

Kini, lahan pabrik seluas lebih dari 300 hektar tersebut sudah ditumbuhi ilalang. Sebagian besar mesin dan peralatan mekanik lain yang selama ini digunakan untuk membuat pupuk urea pun sudah berkarat. Bahkan, satu tempat penyimpanan gas amoniak yang baru tiga bulan dioperasikan tidak terpakai sama sekali.

Menurut Abdul Adid dan Azhari Mohra, anggota supporting team PT AAF, rencana pembelian PT AAF oleh PT Bumi Persada Lestari sebenarnya sudah melalui proses tender yang transparan dan adil. Dua calon pembeli, PT Bumi Persada Lestari (BPL) dan Medco Group, mengajukan tawarannya masing-masing Rp 509,5 miliar dan Rp 90 miliar.

“Sudah terlihat sebenarnya siapa pemenangnya dari angka yang diajukan. Tapi, tidak ada keputusan apa pun sampai dengan saat ini,” kata Abdul Adid. (kmps)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: