Oleh: Palimbani | 3 Oktober 2007

Deptan Canangkan Tanam Padi Musim Tanam 2007/2008

Departemen Pertanian (Deptan) melakukan pencanangan penanaman padi untuk musim tanam (MT) 2007/2008 yang dimulai Oktober 2007. Penanaman perdana padi untuk MT 2007/2008 tersebut dilakukan Dirjen Tanaman Pangan Deptan, Sutarto Alimoeso di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (3/10).

“Pencanangan tanam padi ini untuk mengingatkan bahwa kita telah memasuki musim tanam 2007/2008,” katanya mewakili Menteri Pertanian Anton Apriyantono yang direncanakan hadir pada acara tersebut.

Menurut dia, melalui pencanangan tersebut dimaksudkan untuk menghindari keterlambatan masa tanam yang dilakukan petani karena jika hal itu sampai terjadi sangat berpengaruh terhadap produksi nasional.

Jika kegiatan tanam padi sampai terlambat satu hingga dua bulan saja, tambahnya, maka kalau masuk musim kering akan terjadi kekeringan atau sebaliknya terjadi kebanjiran saat musim hujan.

Dikatakannya, produksi padi 2008 yang ditargetkan sebanyak 61 juta ton gabah kering giling (GKG) akan diperoleh dari pertanaman musim penghujan (MT 2007/2008) dan musim kemarau (MT 2008).

Pertanaman musim hujan biasa dimulai pada bulan Oktober dan berakhir bulan Maret, yang mana pada musim tersebut akan dihasilkan sekitar 60% dari total produksi nasional.

“Oleh karena itu pertanaman pada musim ini sangat menentukan terhadap produksi tahun 2008 nanti,” katanya.

Menurut Sutarto, pencanganan penanaman padi MT 2007/2008 tersebut juga akan dilakukan di daerah-daerah lain seluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Sutarto juga meminta pemda maupun pemangku kepentingan tanaman pangan untuk melakukan pengamanan produksi pangan nasional pada MT 2007/2008 dengan berbagai upaya.

Langkah pengamanan tersebut, tambahnya seperit menyiapkan lahan pertanaman padi terutama bagi wilayah yang awal MH 2007/2008 dimulai pada September dan Oktober.

Memperbaiki sarana atau jaringan irigasi primer, sekunder maupun di tingkat usaha tani dan pedesaan yang rusak.

Melakukan penyiapan sarana produksi terutama pupuk dan benih yang diperlukan pada MH 2007/2008, termasuk bantuan benih tahun 2007 yang jumlahnya masih cukup besar yakni 2,5 juta ha. (kpl/rit)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: