Oleh: Palimbani | 9 Oktober 2007

Dividen BUMN 2008 Rp 26 Triliun

Komisi XI DPR dan pemerintah akhirnya menyetujui potensi penerimaan dividen dari BUMN pada tahun 2008 sebesar Rp 26 triliun. Dari jumlah itu, sebesar Rp 2,6 merupakan dividen interim yang dibayar pada tahun 2007 dan deviden murni pada tahun 2008 mencapai Rp 23,4 triliun. Hal tersebut disampaikan Ketua Panja Penerimaan BUMN Asman Abnur dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/10/2007).

“Ini ada kenaikan Rp 3 triliun dibanding dengan setoran dalam nota keuangan RAPBN 2008, yaitu sebesar Rp 20,4 triliun,” ujarnya.

Dari dividen itu, Rp 1 triliun digunakan untuk belanja pemerintah pusat, dan sisanya Rp 2 triliun untuk belanja BUMN. Pertimbangan setoran dividen Rp 26 triliun diambil dari perhitungan perolehan laba BUMN pada tahun 2007 yang berpotensi naik menjadi Rp 67 triliun pada 2007. Laba BUMN ini naik Rp 12,7 triliun pada tahun 2006 dan naik Rp 3,6 triliun dibanding proyeksi laba BUMN sebelumnya yang dipatok pada angka Rp 63,9 triliun.

“Dengan catatan diambil dari optimalisasi laba. Karena mereka berhasil meningkatkan laba dengan cara efisiensi. Ke depan tidak ada lagi opini kita memeras BUMN untuk dividen BUMN,” ujarnya. Panja penerimaan DPR minggu lalu mematok angka dividen yang fantastis yakni sebesar Rp 31,5 triliun. (ddn/qom/detik/bp)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: