Oleh: Palimbani | 1 November 2007

Chavez Tendang Exxon dan Conoco dari Venezuela

Presiden Venezuela Hugo Chavez begitu berani. Ketika ExxonMobil dan ConocoPhillips tak bersedia menyerahkan sebagian kepemilikannya di sejumlah sumur minyak Vanezuela, Chavez segera menendang mereka dari Venezuela dan menasionalisasi perusahaan minyak yang ada di negara mereka. Toh gas dan minyak milik rakyat Venezuela. Tanpa itu, perusahaan tersebut tidak akan dapat apa-apa.

Hasilnya Venezuela menikmati seluruh penghasilan minyak mereka dan bisa menggenjot produksi sebesar yang mereka mau. Bahkan Chavez dengan lantang mau membantu rakyat AS yang miskin dengan menyediakan BBM yang disubsidi mereka. 

Ini beda dengan negara kita yang nrimo ketika tidak dapat bagi hasil dari produksi Migas di Natuna sementara Exxon menguasai hasilnya 100%. Begitu pula dengan Freeport yang tidak mau membagi saham meski sedikit kecuali kita mau membayar sejumlah uang meski emas dan perak di Papua adalah milik rakyat Indonesia.

Wal hasil rakyat Indonesia mendapat bagian yang kecil sekali dan ketika perusahaan asing tersebut enggan beroperasi dan produksi minyak kita turun dari 1 juta bph lebih per hari jadi 960 ribu bph kita tidak bisa apa-apa.

Chavez juga mengeluarkan Venezuela dari Bank Dunia dan IMF yang kerap memberi resep yang justru membuat negara makin melarat.

Semoga kita bisa belajar dari Chavez.

ekonomi-syariah@yahoogroups.com


Responses

  1. itulah sebagai orang yang besar, dengan kekuatannya dia mampu mengayomi rakyatnya, memajukan pendapatan negara, negara tak akan melarat walupun bermusuhan dengan amerika


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: