Oleh: Palimbani | 7 Desember 2007

Pengelolaan Pascapanen Menjamin Pasar

Departemen Pertanian mengajak petani untuk memerhatikan teknik pengelolaan padi saat panen dan pascapanen agar potensi kehilangan produksi dapat ditekan. Pengelolaan yang benar dapat menyelamatkan padi yang terbuang dan memberikan jaminan pasar bagi petani.

Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP) Departemen Pertanian Djoko Said Damardjati mengatakan, sesuai dengan pantauan Badan Pusat Statistik, setiap kali panen petani pasti kehilangan 20 persen dari padi yang diproduksi. Hal itu dikemukakan pada acara sosialisasi Gerakan Pengawalan Pascapanen dan Pemasaran Gabah Beras di Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Kamis (6/12).

“Kami memperkirakan kehilangan banyak terjadi saat panen, perontokan gabah, dan penggilingan gabah,” kata Djoko.

Saat panen, kehilangan diperkirakan mencapai 5 persen. Itu terjadi karena petani memanen padi secara asal dengan sabit biasa sehingga bulir padi banyak terbuang.

Direktorat P2HP menargetkan mampu menekan kehilangan saat panen hingga 2 persen. Caranya, Direktorat P2HP akan membagikan sabit bergerigi kepada gabungan kelompok tani di 13 kabupaten di tujuh provinsi produsen beras terkemuka di Indonesia yang menjadi proyek percontohan penanganan pascapanen.

Ketujuh provinsi itu adalah Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Selain membagikan sabit bergerigi, Direktorat P2HP juga akan membagikan terpal, mesin pengering, dan mesin penggilingan padi kepada gabungan kelompok tani tersebut.

Menurut Djoko, selama ini perontokan gabah tanpa terpal mengakibatkan kehilangan gabah sebanyak 5 persen. Pemakaian terpal ditargetkan menekan kehilangan hingga 3 persen.

Demikian juga dengan penggilingan, mesin-mesin penggilingan yang ada saat ini sudah tua dan tidak bisa memproduksi beras dengan rendemen 65 persen sesuai syarat Bulog. Mesin yang ada sekarang hanya mampu memproduksi beras dengan rendemen 50 persen. (hln/kompas)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: