Oleh: blogs | 5 Januari 2008

Proyeksi Produksi PT Semen Baturaja 1,1 Juta ton

Direktur Utama PT Semen Baturaja (PTSB) Persero Pamudji Raharjo memprediksikan, pabrik semen yang dikelolanya saat ini mampu memproduksi 1,1 juta ton semen pada 2008. Menyusul recovery peralatan mesin yang dilakukan, sekaligus memaksimalkan kapasitas produksi pabrik sebanyak 1,2 juta ton.

”Kita inginnya produksi tahun ini bisa sampai 1,1 juta ton semen. Sebab, saat ini pencapaian yang telah berhasil dilakukan sudah sekitar 1 juta lebih. Makanya, sekarang kita lakukan recovery pabrik agar produksi bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Pamudji mengatakan, produksi Semen Baturaja saat ini sedang mengalami peningkatan sebesar 108% atau sebanyak 1.008.000 ton. Jumlah tersebut cukup jauh dibandingkan realisasi produksi yang berhasil dilakukan pada 2006 sebesar 928.808 ton. Bahkan, angka produksi semen tahun 2007 sebesar 1 juta ton lebih tersebut merupakan pencapaian yang pertama kali sejak perusahaan penghasil semen tersebut beroperasi.

Tidak hanya produksi, realisasi penjualan semen yang dilakukan sepanjang 2007 tidak urung mengalami peningkatan hingga 109%. Hal ini terjadi tidak lain karena tingginya penyerapan semen mencapai 65% atau sebanyak 1.015.000 ton. Sedangkan, realisasi penjualan semen di tahun 2006 hanya berkisar 932.861 ton saja.

”Penyerapan semen di Palembang, Jambi, dan Lampung mencapai 65%. Padahal,total produksi yang kita hasilkan sudah semuanya dilepas ke masyarakat. Ini menunjukkan kebutuhan masyarakat memang tinggi,” terangnya mantap.

Dengan pencapaian target produksi itu nantinya, Pamudji berharap kontribusi yang diberikan PTSB kepada pemerintah pusat dan daerah juga ikut meningkat. Dia menjelaskan, pada 2007 kontribusi yang diberikan PTSB terhadap pemerintah pusat berupa pajak sebesar Rp69 miliar, dan untuk pemerintah daerah sebesar Rp8,3 miliar. ”Di mana besarnya persentase penerimaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) sebesar Rp7,48 miliar,”ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT SB Andril Anwar mengakui target produksi yang ingin dicapai 2008 sebesar 1,1 juta ton masih terbilang wajar, mengingat peningkatan yang ditargetkan berkisar di angka 10%. Hanya saja, peningkatan produksi yang ingin dicapai,kata dia, harus diimbangi dengan penjualan yang maksimal.

”Jika tidak dilakukan, justru akan kelebihan semen. Dengan adanya target peningkatan produksi nanti, kita harus menambah target penjualan dari sebelumnya 3.500 ton/hari melalui tiga pabrik, menjadi 4.000 ton/hari,” jelasnya. (komalasari/seputar indonesia)


Responses

  1. Mohon keerangan..
    Apakah Perusahaan ini dikenakan PPh pasal 22?
    Adakah Pabrik Semen yang tidak dikenai PPh pasa 22?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: